Articles by "story"
Tampilkan postingan dengan label story. Tampilkan semua postingan
Portal Berita Terkini
Harapan Palsu - Melalui akun resminya, Irwandi Yusuf memposting 11 sikap tentang Pilkada Halal. Titah yang di posting 6 Agustus 2016 menjadi trending topics di media sosial

Pilkada Halal
Pilkada Halal

Ada pun 11 poin sikap Pilkada Halal menurut Irwandi yakni :

1. Tidak membunuh 
2. Tidak Menculik 
3. Tidak Menteror 
4. Tidka Mengintimidasi 
5. Tidak Memfitnah 
6. Tidak Menogok Penyelenggara 
7. Tidak Menyogok Rakyat
8. Tidak sekongkol untuk kecurangan 
9. Tidak mencurangi hitungan suara 
10. Tidak membawa lari & mengganti kotak suara dan 
11. Melawan segala bentuk kezaliman Pilkada.

Beragam respon dilontarkan para netizen soal hastag #pilkadahalal. Salah satu yang menarik perhatian adalah komentar Parulian Daulay yang mendapat banyak balasan.

“Ada lagi yang kurang pak, tidak ingkar janji” tulis Parulian Daulay atas tanggapan posting infografis #Pilakdahalal.

“Itu nanti” balas Irwandi atas tanggapan Parulian Daulay.

Melalui emotikon Milah Yahmob tertawa terbahak-bahak. Maksoem Achmad: "Ha ha itu jawaban yg ditunggu bang".

Lalu timpa Ruwaida Ibrahim, “Jangan bilang itu nanti anakku… Ingat nak. Ini amanah rakyat yang memilih ananda anakku. Ya Rabbi, tamankan dalam hati anak kami Irwandi Yusuf sifat jujur, amanah, fathanah, tablik.”

Saat berita ini diterbitkan, sudah 534 like posting #pilkadahalal. Pilkada halal memang baru dan banyak ditunggu orang.(/smod)


Portal Berita Terkini
Harapan Palsu - Media sosial telah membuat perubahan yang signifikan dalam hidup kita. Begitu juga dalam hal percintaan. Tak sedikit yang bertemu dengan jodoh lewat media sosial, bisa menjadi lebih intim, namun juga tak sedikit yang dilanda badai asmara.

Apa yang Anda tampilkan adalah apa yang dilihat oleh orang lain. Orang bisa saja menghujani like, favorite, atau me-retweet sebanyak mungkin, ketika Anda mengunggah foto atau menulis status tentang pasangan, lantas menobatkan Anda sebagai relationship goal mereka. Akan tetapi, yang tahu apa yang sesungguhnya terjadi di antara Anda dan pasangan hanyalah Anda berdua.

Tantangan Cinta Era Sosial Media

Memicu terlalu banyak kekhawatiran. Sibuk memantau media sosial dan aktivitas pasangan di online juga bisa berakibat buruk pada hubungan. Bagaimana jika pasangan memberi "like" pada foto profil temannya yang perempuan? Pasangan mendapat mentiondari perempuan yang mengagumi kesuksesannya? 
Dan banyak lagi jenis kecemburuan yang bisa muncul karena aktivitas media sosial, yang mungkin sebetulnya tidak mengarah pada perselingkuhan.Lebih serius memikirkan foto mana yang perlu diunggah ketimbang memikirkan cara untuk membuat hubungan menjadi lebih mesra. Harus diakui, punya foto berdua dengan pasangan memang sangat menyenangkan (dan membanggakan). Makan bareng di restoran, nonton bioskop, pergi kondangan, baju senada, karaoke di mobil, dan banyak lagi momen lainnya yang sayang jika tak diabadikan. 


Dalam setiap momen, kita pun lantas sibuk untuk memotret, lalu memilah dan memilih foto mana yang akan kita unggah segera. Sebegitu niatnya, sampai-sampai seringkali orang melupakan esensi dari keintiman dan usaha merawat keintiman itu sendiri, bukan mengejar banyaknya "like" dan pengakuan dari publik. 

Unggah foto berdua terlalu sering bisa membuat kita kebablasan. Awalnya unggah sesekali, mendapat banyak komentar dan pujian dari orang lain tanpa sadar membuat kita terlena dan ingin selalu unggah. Tahukah Anda, orang lain juga bisa terganggu dengan status kita yang mengumbar PDA (Public Display Affection) atau keintiman di media sosial. Sayang kan, kalau sampai kehilangan teman, gara-gara di unfriend atau unfollow mereka?

Media penyaluran tentang apa yang dirasakan pindah ke status media sosial. Grafik cinta bisa naik dan turun adalah hal yang wajar. Perasaan kita bisa berubah-ubah, seiring mood. Itulah kenapa, penting sekali saling mengkomunikasikan apa yang sedang kita rasakan dengan pasangan. Apa yang kita sukai dan tidak kita sukai dari pasangan. Namun, sayangnya, komunikasi ini telah banyak digantikan oleh update status. Hubungan Anda dan pasangan pun ibarat open book, yang sudah diketahui semua orang. Malah kadang, bukannya pasangan yang tahu masalah Anda, malah publik lebih tahu duluan.

Pertengkaran rentan pindah ke online. Argumentasi dan konflik biasa terjadi dalam hubungan asmara. Hal ini tidak perlu ditakutkan, sebab tidak semua konflik itu berarti "akhir dunia". Dengan catatan, hindari pertengkaran itu berpindah ke media sosial. Apalagi, kalau sampai membuka keburukan pasangan.(/modinf)
Portal Berita Terkini
Tak ada satu pun manusia yang tahu takdir kehidupan seperti apa yang akan menghampirinya. Terkadang kita berada dalam kebahagiaan, terkadang kita harus mengalami kejadian yang pahit. Seperti halnya kisah hidup yang dialami oleh pria ini.

Pemuda yang bekerja sebagai montir ini harus mengalami kisah hidup yang pahit dalam kehidupan rumah tangganya. Kisahnya pun menjadi viral setelah dibagikan dalam berbagai grup komunitas di Facebook. Dilansir dari grup komunitas Wajah Batak, kisah pilu pemuda tersebut dibagikan oleh akun Facebook bernama Bang Boy.

Dalam postingannya, Bang Boy mengunggah sebuah foto tulisan beserta gambar pria itu sedang bekerja sebagai montir. Tak diketahui dengan pasti siapa nama pria itu dan darimana dirinya berasal. Tapi yang pasti kisah tentangnya telah mengundang simpati dari netizen.



Si pemosting pertama mengatakan jika ia mendapat pelajaran berharga dari pria yang bekerja sebagai montir tersebut.

[post_ads]

Diceritakannya, pria itu menikah di usia yang masih muda, 20 tahun. Ia kemudian bekerja sebagai montir untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Pernikahan tersebut juga dikarunia dua orang anak. Menjadi montir, pria itu harus bekerja keras karena sang istri ternyata juga sedang menjalani pendidikan di bangku kuliah.

Selain harus menafkahi keluarga, ia pun harus membayar biaya kuliah istrinya yang ingin menjadi sarjana. Saat kuliah istri sudah selesai, wisuda pun menanti di depan mata. Tapi wisuda tersebut ternyata membutuhkan biaya yang juga tak sedikit. Ia harus membayar biaya sejumlah 10 juta rupiah. Merasa bertanggungjawab sebagai lelaki dan suami, pria itu pun bekerja semakin keras.

Akhirnya, dari hasil memeras keringatnya, pembayaran sejumlah 10 juta itu pun berhasil dilunasi. Sang istri pun bisa meraih impian menjadi seorang sarjana. Tapi malang, usaha itu ternyata tak dihargai dengan layak. Setelah menjadi sarjana, istrinya sepertinya lupa dengan pengorbanan yang telah dilakukan suaminya. Mereka justru berpisah dan tak lagi menjalin hubungan suami istri.


Kisah ini pun segera mendapat perhatian dari netizen. Banyak yang berkomentar menyayangkan sikap istrinya.  "Masih banyak wanita yg cerdas dan mulya hatinya.sabar semua ladang pahala,kalo ikhlas.amiin," tulis Dodoh Saputri. "Yg sabar bang," tulis BhuDye Pewe. "Semoga pak bro bisa ikhlas.....Smoga d limpahkan lg rezekinya.....Dn dpt istri yg lebih baik lagi. Aamiin," tulis Yuli Tasimin. "Makan kacang lupa kulitnya. Istri tak tau diri tu," tulis Lina Rezky. (/Shadow)