Harapan
Palsu - Pidie membara! Satu unit mobil Opel Blazer warna hitam-silver
nopol BK 1411 BL milik Sekjend Seuramoe Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah Pidie,
Muhammad (41 tahun), yang menjabat Ketua Forkab Pidie, hangus dibakar OTK,
Jum’at (11/11/2016) sekira pukul 05.00 WIB.
Saat
dibakar, Mobil Blazer tersebut diparkir di perkarangan rumah Muhammad, di Desa
Peunayong Kemukiman Bambi, Kecamatan Peukan Baro. Muhammad sendiri berasal dari
Desa Keunee, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie.
Informasi yang dihimpun sebelumnya, Rabu
(09/11/2016) pukul 16.00 WIB, Muhammad memasang spanduk disamping pos jaga Jalan
Bambi-Lampoh Saka Desa Peunayong, Peukan Baro. Kemudian Kamis, 10 November 2016
pukul 22.30 WIB, Muhammad pulang dari Seuramoe Irwandi Yusuf Jalan Malahayati
Desa Blang Paseh Kecamatan Kota Sigli menuju rumahnya di Desa Peunayong, Peukan
Baro.
“Sekitar Jum’at subuh, tetangga Muhammad,
Nurlelawati mendegar suara terbakar dan bau plastik yang terbakar. Laku, Nurlela
melihat keluar melalui jendela rumahnya dan melihat kap mesin mobil Muhammad
dalam kondisi terbakar yang diparkir dihalaman rumahnya,” ujar sumber. Melihat
kejadian itu, Nurlelawati langsung memanggil Muhammad yang saat itu berada dalam
kamar rumahnya. Kemudian korban keluar dari rumahnya dan melihat langsung
kobaran api di kap mesin mobilnya.
“Atas kejadian tersebut, Muhammad masuk dalam rumah
untuk menghidupkan sanyo dengan menyiram kobaran api dan ditemukan plastik gula
dibawah kap mesin,” ujar sumber.
Tetangga Muhammad, Erlinawati mengatakan bahwa
dirinya ada mendengar suara sepeda motor yang dihidupkan sekitar 60 meter dari
TKP. Namun Erlinawati tidak mengetahui jenis sepeda motor.
Atas
kejadian itu, pada pukul 09.00 WIB, Tim Penasehat Seuramoe Irwandi Yusuf Pidie
Rusli MD alias Belalang menghubungi Zaini Yusuf (adik kandung Calon Gubernur
Aceh DR. drh. Irwandi Yusuf), namun sampai saat ini belum ada komentar dari yang
bersangkutan.
Sumber-sumber menyebutkan, pembakaran mobil tersebut
dengan menggunakan minyak tanah dengan cara menyiram kap mesin mobil dengan
bukti yang ditemukan bekas plastik bungkus gula yang berbau minyak tanah. Selain
itu, sebut sumber itu, keadaan di lokasi satu hari sebelum kejadian pembakaran
terhadap mobil korban, Muhammad memplaster dinding rumahnya dan mobil tersebut
dimundurkan ke belakang. Pada saat kejadian pintu pagar rumah dalam keadaan
tertutup dan tidak dikunci.
Atas
kejadian tersebut, pada Jum’at pagi sekitar pukul 10.00 WIB, korban melaporkan
kejadian tersebut ke Polsek Peukan Baro Via Handphone dan tidak memberi tahukan
kepada anggota Timses Irwandi Yusuf dengan alasan meredam masalah tersebut. Dia
juga mengakui, saat pembakaran, mobil yang bersangkutan dalam kondisi mati
(baterai tidak ada).
Kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak Polres
Pidie, guna mengungkap motif dan pelaku yang melakukan pembakaran tersebut.
Untuk saat ini pihak Polres Pidie sudah memasang police line di TKP dan untuk
situasi dan kondisi pasca kejadian masih normal
kondusif.(/xmod)
Source: www.lintasatjeh.com

Post A Comment:
0 comments: