Portal Berita Terkini
Articles by "berita"
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Portal Berita Terkini
Harapan
Palsu - Aparat Polresta Banda Aceh menangkap mantan karyawan Perusahaan
Listrik Negara (PLN) Persero, Rudi Herwanto (28), setelah kedapatan melakukan
penipuan terhadap pelanggan. Pelanggaran hukum yang dilakukannya, selain
merugikan negara juga membuat korban rugi hingga puluhan juta.
Tersangka ditangkap di kawasan Kecamatan Jaya Baru,
Banda Aceh. Sebelumnya, Muchlis Adnan mendatangi PLN mengadukan Rudi Herwanto,
bahwa dirinya telah tertipu. Usai mendengar keterangan korban, pihak PLN
langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta.
Tersangka mengelabui seorang korban yang bermasalah
dengan PLN, dan aruspun dipotong TSK, lalu tersangka menawarkan jasanya, dengan
modus akan mengurusi, karena bila mengurus di kantor mahal, nah si korban pun
menjadi sasaran penipuan ini, telah menyerahkan uang Rp15.250.000 pada tersangka
dan itu terjadi 22 Desember 2015 lalu, karena korban mengalami pemotongan
listrik.
Tindakan Rudi Herwanto telah memenuhi unsur pidana.
“Dari keterangan tersangka masih ada 22 rumah lagi telah ia tipu, sebagian
menggunakan meteran bodong dan juga ada memperlambat arus listrik,
Polisi masih menunggu hasil kajian dan pemeriksaan
yang dilakukan PLN terkait 22 rumah yang disebut-sebut Rudi Herwanto. Bila
terbukti bekerjasama dengan tersangka, polisi juga bakal menangkap. Akibat
perbuatanya, tersangka dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang tindak pidana
penipuan. Ancaman hukuman penjara selama empat tahun.
Manager Area PLN Banda Aceh, Dasrulsyah, berharap
warga waspadai petugas PLN gadungan. Ia menyebutkan, untuk mengenal petugas PLN
asli sangat mudah. Setiap petugas PLN yang bekerja di lapangan selalu dibekali
surat tugas atau kartu pengenal masing-masing.
Dasrulsyah meminta pada pelanggan, bila ada keluhan,
lebih baik segera datangi kantor pelayanan PLN terdekat. Nantinya, petugas resmi
akan turun ke lokasi untuk pemeriksaan atau perbaikan. Pada wartawan, ia juga
menjelaskan kejadian serupa sudah sering terjadi meskipun petugasnya telah
melakukan pemeriksaan rutin. Akibatnya banyak pula pelanggan ditipu hingga
jutaan rupiah.
Bila ada petugas yang datang dan memeriksa meteran,
harus terlebih dahulu meminta surat tugas. Sehingga tidak sembarangan mencabut
(memutuskan) atau menawarkan apapun, nanti yang rugi pelanggan
juga.(/xmod)
Portal Berita Terkini
Harapan
Palsu - Kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali marak
terjadi di Kota Banda Aceh. Aparat Polresta Banda Aceh, menerima enam laporan
kasus curanmor roda dua yang terjadi di sejumlah kawasan. Lima kasus di
antaranya terjadi dalam satu hari, yaitu Jumat (30/1). Satu kasus lainnya
terjadi Kamis (29/1).
Dari lima kasus curanmor yang terjadi sepanjang
Jumat (30/1), rata-rata sepeda motor (Sepmor) hilang di lokasi parkir. Bahkan,
satu di antaranya dicuri saat diparkir pemiliknya di halaman sekolah. Aparat
kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut, untuk
menangkap para pelakunya.
Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Zulkifli SSTMK SH,
yang dihubungi Serambi, Sabtu (31/1) malam, menyebutkan, dari sejumlah kasus
pencurian sepeda motor (sepmor) tersebut, ada yang disebabkan kelalaian
pemiliknya sendiri. Pemiliknya sengaja meninggalkan sepmor dalam kondisi
menyala, dengan dalih hanya meninggalkannya sebentar untuk membeli
sesuatu.
Zulkifli mengatakan, hampir di setiap sudut Kota
Banda Aceh, terutama di lokasi-lokasi rawan pencurian sepmor, sudah dipasang
spanduk imbauan serta selebaran-selebaran agar setiap pemilik kendaraan
mewaspadai sepmornya.
Meningkatkan kewaspadaan itu, tambah Kapolresta
Banda Aceh itu, salah satunya bisa dilakukan dengan memasang kunci pengaman
tambahan dan menempatkan sepmornya itu di lokasi-lokasi yang aman dan mudah
terpantau.
Pun demikian, sambung Kapolresta, pihaknya akan
berusaha maksimal untuk mengungkap kasus curanmor yang terjadi di wilayah hukum
Polresta Banda Aceh. Namun, ia juga berharap kerja sama dari masyarakat untuk
menekan angka kasus tersebut. Kerja sama yang dimaksud tidak mesti turun
langsung menangkap pelakunya, tapi menjaga sepmornya dengan baik juga merupakan
bagian dari kerja sama.
Semuanya mampu diminimalisir kalau ada kesadaran
dari pemiliknya masing-masing. Jangan pernah menggangap remeh. Pasanglah kunci
pengaman tambahan setiap kali memarkir kendaraan,(/xmod)
Portal Berita Terkini
Harapan Palsu - Melalui akun resminya, Irwandi Yusuf
memposting 11 sikap tentang Pilkada Halal. Titah yang di posting 6
Agustus 2016 menjadi trending topics di media sosial
![]() |
| Pilkada Halal |
Ada
pun 11 poin sikap Pilkada Halal menurut Irwandi yakni :
1.
Tidak membunuh
2. Tidak
Menculik
3. Tidak Menteror
4. Tidka Mengintimidasi
5. Tidak Memfitnah
6. Tidak Menogok Penyelenggara
7. Tidak Menyogok Rakyat
8. Tidak sekongkol untuk kecurangan
9. Tidak mencurangi hitungan suara
10. Tidak membawa lari & mengganti kotak suara
dan
11. Melawan segala bentuk kezaliman
Pilkada.
Beragam respon dilontarkan para netizen soal hastag
#pilkadahalal. Salah satu yang menarik perhatian adalah komentar Parulian
Daulay yang mendapat banyak balasan.
“Ada lagi yang kurang pak, tidak ingkar
janji” tulis Parulian Daulay atas tanggapan posting infografis
#Pilakdahalal.
“Itu nanti” balas Irwandi atas
tanggapan Parulian Daulay.
Melalui emotikon Milah Yahmob tertawa
terbahak-bahak. Maksoem Achmad: "Ha ha itu jawaban yg ditunggu
bang".
Lalu timpa Ruwaida Ibrahim, “Jangan bilang
itu nanti anakku… Ingat nak. Ini amanah rakyat yang memilih ananda anakku. Ya
Rabbi, tamankan dalam hati anak kami Irwandi Yusuf sifat jujur, amanah,
fathanah, tablik.”
Saat berita ini diterbitkan, sudah 534 like posting
#pilkadahalal. Pilkada halal memang baru dan banyak ditunggu
orang.(/smod)
Portal Berita Terkini
![]() |
| Dua Jagoan di Pilkada Banda Aceh |
Harapan Palsu - Dua pasangan calon walikota dan wakil walikota Banda Aceh resmi ditetapkan KIP Banda Aceh. Senin (24/10) beberapa minggu lalu, Ketua KIP Banda Aceh Munawarsyah menyatakan hanya dua pasangan yang akan berkompetisi di Pilkada pada 15 Februari 2017. Dua pasangan tersebut diusung oleh koalisi partai politik.
Sementara dua pasangan dari jalur independen,
Pasangan Marniati–Amiruddin Usman Daroy dan Adnan Beuransah–Umar
Rafsanjani harus mengubur mimpinya jauh-jauh untuk menjadi Banda Aceh
Satu.
Pasangan Illiza Sa’aduddin Djamal–Farid Nyak
Umar diusung delapan partai politik dengan kekuatan 18 kursi di DPRK Banda
Aceh. Kursi terbanyak disumbang Partai Demokrat (5 kursi), disusul Partai Aceh
dan PKS (masing-masing 4 kursi) dan PPP (3 kursi). Kemudian PDA dan PKPI
(masing-masing 1 kursi), serta dua partai pendukung yang tidak memiliki kursi,
yakni Partai Hanura dan PDI Perjuangan.
Sementara pasangan Aminullah Usman-Zainal
Arifin diusung oleh koalisi enam partai politik dengan kekuatan 12 kursi di
DPRK Banda Aceh. Total kursi tersebut, masing-masing Partai Nas Dem (4 kursi),
PAN (3 kursi), Golkar (3 kursi), dan Gerindra (2 kursi). Sementara dua partai
pendukung lainnya, yakni PKB dan PBB, tidak memiliki kursi di Parlemen Banda
Aceh.
Dilansir dari LKBN Antara, pasangan Calon
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal dan Farid
Nyak Umar dalam penyampaian visi misinya di DPRK Banda Aceh, Jumat
(28/10/2016), menyatakan bakal memprioritaskan peningkatan kualitas pelayanan
publik dan infrastruktur perkotaan jika terpilih pada Pilkada 2017 yang akan
datang.
Aminullah Usman dan Zainal Arifin mengatakan
akan fokus meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat jika terpilih pada
Pilkada mendatang. “Kami akan fokus kepada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan
masyarakat jika terpilih sebagai wali kota dan wakil wali kota,” kata Aminullah
Usman didampingi Zainal Arifin saat penyampaian visi dan misi.
Selain ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, kata
Aminullah, dirinya dan Zainal Arifin juga akan mengembangkan bidang agama
yakni menjadikan Banda Aceh sebagai pusat pelaksanaan syariat Islam yang
terbaik.
Begitu juga di bidang pendidikan, ungkap dia,
pihaknya akan menyediakan biaya pendidikan kepada keluarga miskin dari jenjang
pendidikan dasar sebesar Rp2 juta. Di bidang kesehatan, lanjut dia, pihaknya
akan memastikan ketersediaan dokter, bidan, dan perawat yang mencukupi di rumah
sakit maupun Puskesmas.
Pengamat politik dari Universitas Syiah Kuala, Dr
Effendi Hasan MA mengatakan kedua pasangan memiliki peluang yang sama besar
menjadi pemenang Pilkada. Hal ini bisa dilihat dari hampir meratanya jumlah
partai pendukung dua pasangan tersebut.
“Pilkada Banda akan berlangsung sangat menarik
karena hanya diikuti dua pasangan yang seimbang,” ujar Effendi, Sabtu
29 Oktober 2016.
Effendi menuturkan, sebagai incumbent Illiza
sedikit lebih unggul. Hal ini merujuk pemenang Pilkada serentak di seluruh
Indonesia pada 2015 lalu mayoritas dimenangkan calon petahana. Namun, dengan
strategi yang tepat, Aminullah diyakini masih punya peluang mengalahkan
Illiza.(/smod)
Portal Berita Terkini
| Dugaan Korupsi Bongkar-Pasang Taman Kota Banda Aceh |
Harapan Palsu - Proyek bongkar pasang taman di
sejumlah jalan dalam Kota Banda Aceh menelan anggaran miliaran rupiah setiap
tahunnya. Cara ini mengeruk uang negara dengan dalih keindahan kota Banda
Aceh.
Pandangan berbeda juga dirasakan beberapa pengendara
yang melintasi jalan Teuku P Nyak Makam, Banda Aceh sejak beberapa hari lalu.
Usai mudik lebaran ke kampung halaman, taman median jalan yang mereka lintasi
sudah sangat berbeda: seluruh median jalan sudah dipenuhi gundukan tanah yang
tidak merata. Hanya tersisa beberapa pohon saja dengan batas median jalan yang
mengitarinya.
“Saya sudah sering ngopi disini, tapi pas kemarin
usai lebaran kok sudah gundul begini (median jalannya). Saya tidak tau kapan
sudah begini, yang jelas pas saya diajak ngopi sama kawan ya sudah begini,”
ujar Miko yang mengaku dirinya salah seorang mahasiswa sebuah kampus di
Banda Aceh, kepada wartawan.
Selain pengdara jalan, beberapa pemilik usaha di
sekitar jalan tersebut juga tidak tahu menahu soal adanya pengerukan median
tersebut. Salah satu pemilik mengatakan bahwa dia tidak tahu menahu soal
pengerukan ini.
Dari hasil penelusuran di Layanan Pengadaan
Secara Elektronik (LPSE) Kota Banda Aceh, ternyata penggalian median jalan
tersebut direncanakan untuk rehab taman yang ada di sepanjang median jalan
tersebut.
“Tanah di median jalan itu kita keruk dan bakal
kita ganti dengan tanah yang subur. Selanjutnya akan kita berikan pupuk dan
menanami beberapa jenis pohon perdu yang berguna menyerap karbon dioksida dari
asap kendaraan,” kata Kepala Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota (DK3)
Banda Aceh, Jalaluddin, kepada wartawan.
Bahkan di sana juga terdapat dua paket lain yang juga bakal dikerjakan hingga penghujung 2016 ini: Rehab Taman dan Pedestrian Jalan Daud Beureueh dan Rehab Taman Median Jalan T. Nyak Arif.
Namun, dari ketiga proyek tersebut, tersirat kejanggalan. Misalkan saja, taman median Jalan T P Nyak Makam. Taman tersebut baru saja tuntas dibangun oleh Dinas Bina Marga—dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)— akhir 2014 lalu.
Ironisnya, baru dua tahun berjalan, tanah taman median yang dipenuhi pohon tanjung itu pun sudah dibongkar kembali dengan dalih penataan taman median jalan kota. Sayang, kas APBD harus kembali terkuras hingga mencapai miliaran rupiah akibat pengadaan proyek ‘bongkar pasang’ tersebut.
Pada 2015 lalu, setidaknya, sepuluh proyek Pengadaan Langsung (PL) untuk taman median jalan juga menghabiskan dana 1,9 milyar lebih. Sedangkan pada tahun 2016, total dana yang bakal digelontorkan—baik PL maupun tender—mencapai 6,5 milyar lebih.(/smod)
Bahkan di sana juga terdapat dua paket lain yang juga bakal dikerjakan hingga penghujung 2016 ini: Rehab Taman dan Pedestrian Jalan Daud Beureueh dan Rehab Taman Median Jalan T. Nyak Arif.
Namun, dari ketiga proyek tersebut, tersirat kejanggalan. Misalkan saja, taman median Jalan T P Nyak Makam. Taman tersebut baru saja tuntas dibangun oleh Dinas Bina Marga—dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)— akhir 2014 lalu.
Ironisnya, baru dua tahun berjalan, tanah taman median yang dipenuhi pohon tanjung itu pun sudah dibongkar kembali dengan dalih penataan taman median jalan kota. Sayang, kas APBD harus kembali terkuras hingga mencapai miliaran rupiah akibat pengadaan proyek ‘bongkar pasang’ tersebut.
Pada 2015 lalu, setidaknya, sepuluh proyek Pengadaan Langsung (PL) untuk taman median jalan juga menghabiskan dana 1,9 milyar lebih. Sedangkan pada tahun 2016, total dana yang bakal digelontorkan—baik PL maupun tender—mencapai 6,5 milyar lebih.(/smod)
Portal Berita Terkini
Harapan
Palsu - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Komisi Pemilihan Umum (KPU)
Dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan mengawasi pemberitaan dan iklan
kampanye pemilihan kepala daerah (pilkada) oleh lembaga penyiaran. Jadwal dan
durasi kampanye yang ditampilkan melalui media penyiaran termasuk ke dalam
kategori yang akan dibatasi.
"Contoh pelanggaran, misalnya kampanye di luar
jadwal dari seharusnya," kata Ketua KPU Juri Ardiantoro, di Hotel Ibis, Hayam
Wuruk, Jakarta, Jumat, 11 November 2016.
Contoh lain, menurut Juri, yaitu kampanye di media
dengan menggunakan, mempertentangkan, atau mengeksploitasi isu suku, ras, agama,
dan antargolongan (SARA). "Bawaslu akan memberikan rekomendasi sanksi, dan KPU
mengeksekusi," kata Juri.
Ketua Bawaslu Muhammad mengatakan lembaganya juga
akan mengawasi potensi munculnya kampanye hitam di media. "Yang melakukan
pelanggaran berat bisa didiskualifikasi," ujarnya.
Ketua KPI Yuliandre Darwis mengatakan lembaganya
akan mendapatkan wewenang dalam menindak lembaga penyiaran yang melanggar
ketentuan kampanye. Kewenangan ini didapatkan atas rekomendasi Bawaslu dan KPU
atas siaran kampanye.
Beberapa tindakan, kata Yuliandre, dapat berupa
teguran dan pencabutan izin siaran kampanye.(/xmod)
Portal Berita Terkini
Harapan
Palsu - Pidie membara! Satu unit mobil Opel Blazer warna hitam-silver
nopol BK 1411 BL milik Sekjend Seuramoe Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah Pidie,
Muhammad (41 tahun), yang menjabat Ketua Forkab Pidie, hangus dibakar OTK,
Jum’at (11/11/2016) sekira pukul 05.00 WIB.
Saat
dibakar, Mobil Blazer tersebut diparkir di perkarangan rumah Muhammad, di Desa
Peunayong Kemukiman Bambi, Kecamatan Peukan Baro. Muhammad sendiri berasal dari
Desa Keunee, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie.
Informasi yang dihimpun sebelumnya, Rabu
(09/11/2016) pukul 16.00 WIB, Muhammad memasang spanduk disamping pos jaga Jalan
Bambi-Lampoh Saka Desa Peunayong, Peukan Baro. Kemudian Kamis, 10 November 2016
pukul 22.30 WIB, Muhammad pulang dari Seuramoe Irwandi Yusuf Jalan Malahayati
Desa Blang Paseh Kecamatan Kota Sigli menuju rumahnya di Desa Peunayong, Peukan
Baro.
“Sekitar Jum’at subuh, tetangga Muhammad,
Nurlelawati mendegar suara terbakar dan bau plastik yang terbakar. Laku, Nurlela
melihat keluar melalui jendela rumahnya dan melihat kap mesin mobil Muhammad
dalam kondisi terbakar yang diparkir dihalaman rumahnya,” ujar sumber. Melihat
kejadian itu, Nurlelawati langsung memanggil Muhammad yang saat itu berada dalam
kamar rumahnya. Kemudian korban keluar dari rumahnya dan melihat langsung
kobaran api di kap mesin mobilnya.
“Atas kejadian tersebut, Muhammad masuk dalam rumah
untuk menghidupkan sanyo dengan menyiram kobaran api dan ditemukan plastik gula
dibawah kap mesin,” ujar sumber.
Tetangga Muhammad, Erlinawati mengatakan bahwa
dirinya ada mendengar suara sepeda motor yang dihidupkan sekitar 60 meter dari
TKP. Namun Erlinawati tidak mengetahui jenis sepeda motor.
Atas
kejadian itu, pada pukul 09.00 WIB, Tim Penasehat Seuramoe Irwandi Yusuf Pidie
Rusli MD alias Belalang menghubungi Zaini Yusuf (adik kandung Calon Gubernur
Aceh DR. drh. Irwandi Yusuf), namun sampai saat ini belum ada komentar dari yang
bersangkutan.
Sumber-sumber menyebutkan, pembakaran mobil tersebut
dengan menggunakan minyak tanah dengan cara menyiram kap mesin mobil dengan
bukti yang ditemukan bekas plastik bungkus gula yang berbau minyak tanah. Selain
itu, sebut sumber itu, keadaan di lokasi satu hari sebelum kejadian pembakaran
terhadap mobil korban, Muhammad memplaster dinding rumahnya dan mobil tersebut
dimundurkan ke belakang. Pada saat kejadian pintu pagar rumah dalam keadaan
tertutup dan tidak dikunci.
Atas
kejadian tersebut, pada Jum’at pagi sekitar pukul 10.00 WIB, korban melaporkan
kejadian tersebut ke Polsek Peukan Baro Via Handphone dan tidak memberi tahukan
kepada anggota Timses Irwandi Yusuf dengan alasan meredam masalah tersebut. Dia
juga mengakui, saat pembakaran, mobil yang bersangkutan dalam kondisi mati
(baterai tidak ada).
Kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak Polres
Pidie, guna mengungkap motif dan pelaku yang melakukan pembakaran tersebut.
Untuk saat ini pihak Polres Pidie sudah memasang police line di TKP dan untuk
situasi dan kondisi pasca kejadian masih normal
kondusif.(/xmod)
Source: www.lintasatjeh.com
Portal Berita Terkini
Harapan Palsu -
Lemahnya pengawasan dilapangan, disebabkan kurang baiknya manajemen PDAM Kota
Banda Aceh selama ini. Kemampuan sumber daya manusia juga terbatas,
akibatnya hingga saat ini perusahaan daerah yang cukup tua itu belum bisa
mandiri.
Dan ini juga disampaikan juga oleh salah satu warga
melalu akun facebooknya, menurut Lukman Age bahwasannya Pemerintah Kota Banda
Aceh harusnya belajar dari Pemerintahan Kota London dalam pengurusan
saluran air.
"Pemerintah kota London setiap tahun mengurus 1
milyar penumpang yang menggunakan kereta api bawah tanah sebagai sarana
transportasi utama. Di jalur yang paling sibuknya di Northern 850.000 orang per
hari berseliwer dibawah tanah dengan menggunakan 91 kereta. Di Banda Aceh, cuma
urus beberapa batang pipa dibawah tanah untuk alirkan air saja gak beres. Tapi
walikota nya tetap mau calonkan diri lagi, studi banding entah kemana-mana udah.
#efekangkatjerigen#", kata Lukman Age melalui Akun
facebooknya.
Postingan yang disampaikan oleh Lukman Age juga
menjadi perdebatan di media sosial, ada yang tertawa lucu dan ada juga yang
memberikan pedapatnya tentang status yang di lontarkan oleh saudara Lukman
Age
Sejak berita ini diterbitkan, sudah 117 orang
menyukai dan membagian status ini.(/smod)
Portal Berita Terkini
Harapan
Palsu - Tim pemenangan pasangan calon Irwandi Yusuf – Nova Iriansyah,
Ibrahim (48) ditembak Oknum tak dikenal (OTK), menggunakan senjata laras
panjang. Diduga jenis AK 47, di Desa Cot Cantek, Kecamatan Sakti, Kabupaten
Pidie, Sabtu (12/11/2016). Sumber media mengungkapkan, peristiwa penembakan
tersebut terjadi sekira pukul 19.20 WIB. Bermula saat Ibrahim yang juga Tuha
Peut desa setempat keluar dari rumahnya yang hendak pergi seorang diri ke Kedai
di Desa Cot Murong, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, dengan mengendarai sepeda
motor matik sporty miliknya.
Setiba di lokasi, korban ditembak OTK yang
bersembunyi dari balik semak-semak, sebelah kiri Ibrahim. OTK tersebut
mengarahkan senjata laras panjang ke Ibrahim dengan jarak lebih kurang tiga
meter, dan ia diberondong empat kali tembakan. Beruntung, dari empat tembakan
tersebut tidak satupun mengenai Ibrahim, sehingga dia langsung melarikan diri
menuju Kota Bakti Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, dan melaporkan kejadian
tersebut ke Polsek setempat. Selanjutnya, pihak kepolisian setelah menerima
laporan langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP), dan memasang garis
polisi di area TKP Polisi juga melakukan penyelidikan serta dokumentasi barang
bukti berupa selongsong peluru.
Portal Berita Terkini
Harapan
Palsu - Kegaduhan terjadi di salah satu rumah warga di Lorong Kupula
Gampong Lambaro Skep Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh, Minggu (13/11) dinihari.
Seorang pemuda menjadi bulan bulanan warga karena diduga mencuri pakaian dalam
wanita gampong tersebut.
Pria
yang ditangkap dan menjadi bulan bulanan warga tersebut karena mencuri barang
'berharga'milik wanita tersebut merupakan Iswadi (32), beralamat Gampong Alue
Puteh, Kecamatan Bhaktia, Aceh Utara. Pelaku ditangkap setelah salah seorang
wanita yang tengah berada di kamar mandi rumahnya merasa diintip
seseorang.
Korban yang curiga akhirnya berteriak dan minta
tolong kepada sekelompok pemuda yang tengah berkumpul di sekitar rumahnya. Tak
ayal mendengar teriakan korban pelaku langsung mengambil langkah seribu namun
naas, niatnya melarikan diri terpantau kelompok pemuda tersebut.
"Dikeremangan malam warga melihat arah pelaku lari
sehingga dengan mudah menangkapnya. Kejadiannya sekira pukul 03.00 WIB, saat
diserahkan kondisi pelaku sudah bonyok," kata Kapolsek Kuta Alam AKP Syukrif
Panigoro, Minggu (13/11).
Menurut Syukrif meski korban mengaku tidak ada
barang yang hilang, namun ditangan pelaku, warga menemukan satu set pakaian
dalam wanita. Dalam pemeriksaan, petugas juga menemukan pelaku memakai celana
dalam wanita warna pink yang dilapis celana short perempuan.
"Besok (Senin) rencananya pelaku kami periksa ke
rumah sakit karena kondisinya seperti kurang waras. Apakah pura-pura kurang
waras atau memang demikian. Karena dia tidak tahu dimana barang bukti yang
disita darinya dicuri, termasuk yang ia kenakan. Yang jelas info yang kami dapat
beberapa bulan terakhir wanita di kawasan itu memang resah karena sering
kehilangan pakaian dalam," kata Syukrif.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya Iswadi
yang sehari-hari menetap di Anjungan Kabupaten Aceh Utara di Komplek Taman Ratu
Safiatuddin tersebut terpaksa ditahan di Mapolsek Kuta Alam.
Portal Berita Terkini
Harapan Palsu -
Terkadang dalam pilkada para pendukung atau tim sukses suka kelewat batas,
cara-cara yang tidak etis dan menyalahi nilai-nilai moral pun digunakan demi
kepentingan praktis. Terutama di Banda Aceh, beberapa Oknum mulai melakukan
fitnah demi kepentingan tertentu.
Dalam beberapa kejadian demo massa seperti di
Jakarta untuk kasus Penistaan AGAMA oleh Ahok. Kerap sekali adanya Fitnah yang
sangat tidak wajar demi mencari popularitas kepada pihak yang
ditungganginya.
Kejadian serupa mencuat ke publik pertama sekali
dari salah satu akun sosial media yang mengatasnamakan Timses Aminullah -
Zainal, Profil tersebut bernama CekLi Banda seperti yang terlihat dibawah
ini.
Para pencari berita
yang bergerak didunia maya langsung mengambil langkah cepat untuk
mengklarifikasi informasi tersebut. Dari pihak HPN juga sempat mengambil
beberapa perbincangan dari masyarakat yang berkomentar akan peristiwa ini pada
akun tersebut.
| Penyebar Fitnah. |
Penyebar Fitnah.
Sang Provokator yang
Bernama CekLi Banda, membuat sebuah status berupa ajakan "Demo Bela Al-qur'an
An-nisa '34 pada tanggal 35 November ke MPU ACEH”. Status tersebut sepertinya
sengaja ditujukan untuk salah satu kandidat dan terkesan mengolok-olok. Kesan
tersebut terlihat pada tulisan tanggal 35 November, logikanya sejak kapan pada
kalender terdapat tanggal 35? Namun dengan mengatasnamakan aksi demo, status
tersebut mengundang masyarakat luas dengan dalih Surat An-nisa’34. Surat An-nisa
Ayat 34 tersebut salah satu tafsirnya yang jumhur ulama sepakat adalah
Perempuan tidak boleh memimpin, lalu kenapa harus menggunakan Annisa ayat
34?
Dia juga menyebutkan bahwa tidak ada unsur politik, tetapi dia
menyebutkan salah satu nama kandidat Calon walikota Banda Aceh. Pada point akhir
dia menyerukan kata "Hidup Pak Amin, Menang menang". Masyarakat akan berfikir,
apakah ini salah satu Oknum dari Timses pak Aminullah? ini mengindikasikan ada
upaya dari sekelompok orang untuk menyudutkan salah satu kandidat tertentu,
dalam hal ini Bola panas dilempar ke pasangan Aminullah-zainal.
Pihak HPN langsung
menanyakan informasi tersebut ke Tim Relawan dengan Slogan #BandaAcehGemilang
untuk mengkonfirmasi kebenaran berita ini. Sontak saja mereka terkejut dan
mengatakan bahwasanya tidak ada sama sekali rencana aksi seperti yang ditulis
oleh akun tersebut.
Akibatnya, beberapa pengguna sosial media langsung
bertanya-tanya maksud dari tindakan Akun Facebook yang melakukan Fitnah
tersebut. Karena tidak ada jawaban sama sekali, para pengguna sosmed sudah mulai
menduga ada tindakan kotor yang ingin merusak pamor kedua kandidat
tersebut.
Setelah tim HPN
melaporkan kepada kedua belah pihak, maka salah satu dari tim Relawan Aminullah
- Zainal langsung mendatangi dan memeriksa akan kebenaran dari laporan yang
diterima dari pihak HPN, serta langsung menjelaskan bahwa dari pihak relawan
tidak tahu mengenai peristiwa ini dan tidak pernah memerintahkan para relawan
Banda Aceh Gemilang untuk melakukan Fitnah kotor seperti itu. Selain itu untuk
kepentingan internal, identitas pelaku juga sudah dikantongi pihak Timses
Digital Volunter Aminullah - Zainal. (/xmod)
Portal Berita Terkini
harapanpalsu.com,
SURABAYA -- Pemerintah diminta menghentikan gelombang pemutusan hubungan kerja
(PHK) buruh yang dinilai semakin marak.
Hal
itu menjadi pembahasan pokok dalam Musyawarah Nasional dan Kongres V Federasi
Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Hotel Empire Palace Surabaya,
Senin-Rabu (8-10/2).
Beberapa
waktu lalu, FSPMI sudah melakukan aksi di Jakarta, tapi Presiden dan Menteri
dinilai tidak merespons aksi tersebut. Ia juga menilai, paket kebijakan ekonomi
yang dikeluarkan pemerintah tidak efektif karena nyatanya PHK masih marak
terjadi.
“Pemerintah
bohong kalau bilang tidak ada PHK, hanya ketakutan paket kebijakan satu sampai
sembilan dianggap gagal,” kata Presiden FSPMI sekaligus Presiden Konfederasi
Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam konferensi pers Munas dan
Kongres V FSPMI, Senin (8/2). (Kadin Jakarta Usul Pembentukan Satgas Pecegahan
PHK).
Said
mengatakan, PHK gelombang pertama telah terjadi pada akhir 2015. Sekitar 50 ribu
buruh mengalami PHK. Dia memprediksi, PHK gelombang kedua akan menimpa sektor
industri padat modal, seperti industri elektronik, otomotif, perminyakan, dan
pertambangan pada awal tahun ini.
“Gelombang pertama menimpa banyak buruh, tapi modal yang keluar dari Indonesia sedikit. Kalau sektor industri padat modal, akan banyak modal yang ke luar, investasi akan berhenti, akibatnya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Selain itu, penutupan pabrik elektronik dunia, yakni Thosiba dan Panasonic, dinilai berdampak pada iklim investasi di Indonesia. Pabrik Panasonic di Pasuruan telah ditutup sehingga 800 karyawan kehilangan pekerjaan.
“Gelombang pertama menimpa banyak buruh, tapi modal yang keluar dari Indonesia sedikit. Kalau sektor industri padat modal, akan banyak modal yang ke luar, investasi akan berhenti, akibatnya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Selain itu, penutupan pabrik elektronik dunia, yakni Thosiba dan Panasonic, dinilai berdampak pada iklim investasi di Indonesia. Pabrik Panasonic di Pasuruan telah ditutup sehingga 800 karyawan kehilangan pekerjaan.
Kemudian,
pabrik Panasonic di Bekasi juga ditutup dengan merumahkan 480 karyawan. Pabrik
televisi Thosiba di Cikarang juga ditutup dan sebanyak 800 karyawan
di-PHK.
“Memang Thosiba dan Panasonic memberikan pesangon empat kali dari ketentuan pemerintah, tapi kita enggak butuh pesangon, yang kita butuh kerja,” katanya.
Dia menilai, sejauh ini pemerintah belum turun tangan dengan adanya penutupan dua raksasa elektronik tersebut. Ia bercerita, pada zaman pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gusdur), PT Soni ditutup dan 1.200 karyawan di-PHK.
Gusdur memanggil petinggi PT Soni dan bertanya hal yang dibutuhkan agar bisa kembali beroperasional serta agar investor lain tidak ke luar dari Indonesia. Ia pun berharap pemerintah melakukan hal serupa agar tidak terjadi PHK terhadap ribuan karyawan dan agar iklim investasi semakin baik
“Memang Thosiba dan Panasonic memberikan pesangon empat kali dari ketentuan pemerintah, tapi kita enggak butuh pesangon, yang kita butuh kerja,” katanya.
Dia menilai, sejauh ini pemerintah belum turun tangan dengan adanya penutupan dua raksasa elektronik tersebut. Ia bercerita, pada zaman pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gusdur), PT Soni ditutup dan 1.200 karyawan di-PHK.
Gusdur memanggil petinggi PT Soni dan bertanya hal yang dibutuhkan agar bisa kembali beroperasional serta agar investor lain tidak ke luar dari Indonesia. Ia pun berharap pemerintah melakukan hal serupa agar tidak terjadi PHK terhadap ribuan karyawan dan agar iklim investasi semakin baik
Portal Berita Terkini
Penobatan Illiza Saaduddin
Djamal sebagai Wali Kota terbaik dari seluruh Indonesia versi Jawa Pos Group
diapresiasi oleh berbagai kalangan masyarakat Aceh. Namun demikian, anggota DPRK
Banda Aceh dari Fraksi Nasdem, Abdul Gafur menilai, perhargaan tersebut belum
menyentuh pada kesejahteraan masyarakat.
Menurut Abdul, Banda Aceh masih mengalami banyak
sisi kekurangan. Dari segi ekonomi masyarakat masih sangat terpuruk, dari segi
pariwisata juga tidak ada yang bisa dibanggakan, begitupun dari segi
kesejahteraan. Bahkan, Ia mempertanyakan prestasi yang diperoleh oleh walikota
yang akrab dikenal Bunda tersebut.
“Jadi yang menjadi terbaik dimananya? Pembangunannya dimana?” katanya kepada Klikkabar.com, Senin, 25 januari 2016.
Ia menyebutkan, permasalahan air bersih di Banda Aceh hingga saat ini belum terselesaikan. Padahal, sebutnya, permasalahan ini yang seharusnya diutamakan, karena air merupakan kebutuhan setiap individu masyarakat.
“Jadi yang menjadi terbaik dimananya? Pembangunannya dimana?” katanya kepada Klikkabar.com, Senin, 25 januari 2016.
Ia menyebutkan, permasalahan air bersih di Banda Aceh hingga saat ini belum terselesaikan. Padahal, sebutnya, permasalahan ini yang seharusnya diutamakan, karena air merupakan kebutuhan setiap individu masyarakat.
Baca juga : Warga Tayammun, PDAM Kota Banda Aceh Mati
“Kalau tidak ada air bagaimana masyarakat melakukan
aktivitas dengan maksimal,” ujarnya. Lanjutnya, Ia tetap mengapresiasi usaha
Illiza dalam upaya penegakan syariat islam di bumi serambi mekkah ini.
Menurutnya, selain di Banda Aceh, penerapan syariat Islam di kota lain juga
gencar dilakukan.
“Misalnya walikota Sabang secara tegas menutup penginapan yang menyediakan fasilitas bar dan tempat maksiat. Namun di luar Banda Aceh kurang ekspos dari media, sehingga tidak diketahui oleh khalayak ramai, karena kalau di Banda Aceh mudah mendapatkan informasi”, sebutnya.
“Misalnya walikota Sabang secara tegas menutup penginapan yang menyediakan fasilitas bar dan tempat maksiat. Namun di luar Banda Aceh kurang ekspos dari media, sehingga tidak diketahui oleh khalayak ramai, karena kalau di Banda Aceh mudah mendapatkan informasi”, sebutnya.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh
juga mengaku heran dengan sejumlah penghargaan yang diterima oleh Wali Kota
Banda Aceh Illiza Saadudin Djamal, pasalnya rakyat kota Banda Aceh masih banyak
yang menjerit dengan segala kekurangan.
“Saya sendiri heran dengan penghargaan yang diberikan kepada Wali Kota Banda Aceh, dari mana tolak ukurnya, apa yang menjadi sebuah kebanggaan dari Illiza oleh tim penilai sehingga penghargaan itu diberikan,”
Ujar Arief dihadap
puluhan wartawan saat menggelar acara coffe morning di Gedung DPRK Banda Aceh,
Jumat 15 April 2016.
Menurut Arief, misalnya persoalan air bersih, sampai
saat ini tidak teratasi dengan baik, banyak warga baru bisa menikmati air jam 2
malam, kan aneh, tingkat air bersih saja tidak teratasi, jadi, penghargaan itu
sebenarnya apa yang dinilai,” tambahnya.
Disamping itu juga, terminal labi-labi yang telah
dihabiskan anggaran sekian banyak, kenyataan hari ini menurut Arief hanya
menjadi tempat tidur gelandangan.
“Untung saja kami ambil ambil inisiatif untuk
berjualan pedagang kaki lima, karena memang mereka (pedagang-red) sudah tidak
punya tempat untuk berjualan, selalu dikejar Satpol PP,” ujar Arief
Lagi.
Sejauh ini lanjut Arief, belum lagi ada kita lihat
segi pembangunan lainnya yang memang punya manfaat, memang tidak ada perubahan
yang nyata. “Saya sendiri geram melihat tingkah Illiza, jadi bukan teman- teman
pers saja yang geram, kalau macam illiza saya sendiri bisa seperti dia,”
tutupnya. (Maksalmina - klikkabar.com)
Sumber : Klikkabar.com
Portal Berita Terkini
Harapan
Palsu - Iming Iming sebelumnya adalah melangsungkan pilkada secara
Damai, santun dan Tanpa FITNAH, tetapi mengapa ada unsur perusakan material
terhadap suatu calon Walkot Banda Aceh ? Tindakan seperti ini seharusnya tidak
boleh terjadi sebenarnya, tapi nasi telah menjadi bubur.
Bukan berati kita bisa duga bahwa pelakunya adalah dari pihak lawan. Karna kita sendiri juga tidak bisa menvonis suatu pihak akan tragedi ini.
Bukan berati kita bisa duga bahwa pelakunya adalah dari pihak lawan. Karna kita sendiri juga tidak bisa menvonis suatu pihak akan tragedi ini.
Terkait dengan perusakan alat peraga kampanye
pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh nomor urut 2, H. Aminullah
Usman, SE, Ak, MM dan Drs. H. Zainal Arifin, kami dari tim pemenangan pusat
mengungkapkan kekecewaan yang mendalam atas kejadian ini. Ujar Teuku Arief
Khalifah, Juru Bicara tim pemenangan pusat Aminullah – Zainal, pada Lintas
Nasional, Minggu 20 November 2016.
“Perusakan alat kampanye ini telah mencederai
semangat Pilkada damai tanpa provokasi yang telah bersama sama di sepakati
beberapa waktu lalu,” terang Arief.
Kami
berharap insiden ini tidak terulang kembali ke depan, dan kepada seluruh tim
pemenangan, relawan dan simpatisan pasangan energi baru untuk Banda Aceh
gemilang, kami menghimbau untuk bersama – sama menjaga atribut kampanye, dan
jangan gampang terprovokasi serta menghindari perbuatan – perbuatan yang dapat
memicu gesekan di lapangan. Harap Arief, yang diaminkan oleh ratusan tim
pemenangan Aminullah – Zainal.
“Tim
pemenangan pusat Aminullah – Zainal akan menurunkan tim investigasi terkait
masalah ini, dan kami sekali lagi menghimbau agar Pilkada ini berlangsung santun
dan damai dalam artian sesungguhnya, bukan hanya disebutkan melalui
jargon-jargon saja,” tegas Arief Khalifah.
Portal Berita Terkini
Harapan
Palsu - Aneh tapi nyata, ya itulah yang dipandang oleh masyarakat banda
aceh. Ironisnya disaat masyarakat sedang berusaha untuk mengevakuasi benda dari
lokasi kebakaran, malah di situ pula Illiza (Walikota Banda Aceh) melayani
masyarakat untuk berselfie, berita ini dikutip dari Harianmerdeka.com
![]() |
| Aksi Selfie Illiza bersama mahasiswi saat terjadi kebakaran di warung samping RSUDZA |
Kebakaran yang menghanguskan sejumlah warung di
samping RSUDZA siang tadi menyisakan duka mendalam. Para calon Walikota Banda
Aceh tampak hadir untuk menunjukkan rasa simpati kepada pemilik usaha yang
hangus dilalap si jago merah.
Namun, Calon Walikota Banda Aceh Illiza Saaduddin
Djamal malah tertawa diatas penderitaan korban sambil meladeni mahasiswa yang
minta selfie bersama dirinya. Aksi selfie tersebut berlangsung saat terjadi
Musibah kebakaran. Warga Banda Aceh yang hadir dilokasi kebakaran mengecam keras
sikap Illiza yang tidak menunjukkan rasa empati bagi korban.
“Kalau cuma untuk selfie ngapain Illiza kemari,
harusnya dia menolak ajakan selfie mahasiswa disaat kondisi sedang berduka,
lihat-lihat momen lah, jangan dikit-dikit selfie, kami tahu Illiza memang hobi
selfie, tapi tahu tempat dan waktu,” ujar Popon, warga Lampriet. Warga Beurawe,
Mukhlis juga mengecam aksi selfie Illiza di lokasi kebakaran siang
tadi.
“Lihatlah, dimana hati nurani Illiza, apa gak sedih
para korban lihat Illiza foto-foto sambil tertawa bersama Mahasiswa, suasana
lagi berduka, tidak sepatutnya Illiza berselfie di lokasi duka, gara-gara hal
ini, makin hilang simpati warga terhadap Illiza, ini blunder fatal bagi Illiza
yang sedang berusaha meraih simpati warga Banda Aceh” katanya.
Portal Berita Terkini
Harapan
Palsu - Peresmian posko pemenangan aminullah DiUlee-Kareng Banda Aceh,
dihadiri oleh kalangan masyarakat yang sangat antusias terhadap pasangan calon
walikota Aminullah-Zainal. Padahal kondisi cuaca pada saat itu sangat
memprihatinkan, dengan kondisi gelap dan curah hujan yang tinggi.
Tapi
masyarakat dengan suka rela mau datang ke posko untuk melihat calon walikota
Banda Aceh tersebut untuk mendengar langsung program unggulan yang ingin dibawa
pasangan ini untuk membawa Banda Aceh jauh lebih maju.
"Jika seperti ini terus menerus kami menjadi
Optimis, kemungkinan pasangan Aminullah-Zainal akan meraih suara tinggi, karena
dari sini sudah tampak masyarakat sangat semangat untuk memenangkan pasangan
ini" ujar media. "kalau begini jangankan 50 persen, 80 persen pun kita Optimis
akan menang" sambungnya.(/xmod)
Langganan:
Postingan (Atom)














