Articles by "berita"
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Portal Berita Terkini


AMINULLAH USMAN UNTUK BANDA ACEH
21 PROGRAM UNGGULAN - BANDA ACEH GEMILANG, Banyak  yang menyatakan Aminullah Usman tidak punya program unggulan yang layak untuk masyarakat kota Banda Aceh

Saat ini menjelaskan bahwa program unggulan aminullah menjangkau seluruh lapisan masyarakat kota Banda Aceh
Portal Berita Terkini
Harapan Palsu - Aparat Polresta Banda Aceh menangkap mantan karyawan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero, Rudi Herwanto (28), setelah kedapatan melakukan penipuan terhadap pelanggan. Pelanggaran hukum yang dilakukannya, selain merugikan negara juga membuat korban rugi hingga puluhan juta.

Maraknya Petugas PLN Gadungan Di Banda Aceh

Tersangka ditangkap di kawasan Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh. Sebelumnya, Muchlis Adnan mendatangi PLN mengadukan Rudi Herwanto, bahwa dirinya telah tertipu. Usai mendengar keterangan korban, pihak PLN langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta.

Tersangka mengelabui seorang korban yang bermasalah dengan PLN, dan aruspun dipotong TSK, lalu tersangka menawarkan jasanya, dengan modus akan mengurusi, karena bila mengurus di kantor mahal, nah si korban pun menjadi sasaran penipuan ini, telah menyerahkan uang Rp15.250.000 pada tersangka dan itu terjadi 22 Desember 2015 lalu, karena korban mengalami pemotongan listrik.

Tindakan Rudi Herwanto telah memenuhi unsur pidana. “Dari keterangan tersangka masih ada 22 rumah lagi telah ia tipu, sebagian menggunakan meteran bodong dan juga ada memperlambat arus listrik,

Polisi masih menunggu hasil kajian dan pemeriksaan yang dilakukan PLN terkait 22 rumah yang disebut-sebut Rudi Herwanto. Bila terbukti bekerjasama dengan tersangka, polisi juga bakal menangkap. Akibat perbuatanya, tersangka dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan. Ancaman hukuman penjara selama empat tahun.

Manager Area PLN Banda Aceh, Dasrulsyah, berharap warga waspadai petugas PLN gadungan. Ia menyebutkan, untuk mengenal petugas PLN asli sangat mudah. Setiap petugas PLN yang bekerja di lapangan selalu dibekali surat tugas atau kartu pengenal masing-masing. 

Dasrulsyah meminta pada pelanggan, bila ada keluhan, lebih baik segera datangi kantor pelayanan PLN terdekat. Nantinya, petugas resmi akan turun ke lokasi untuk pemeriksaan atau perbaikan. Pada wartawan, ia juga menjelaskan kejadian serupa sudah sering terjadi meskipun petugasnya telah melakukan pemeriksaan rutin. Akibatnya banyak pula pelanggan ditipu hingga jutaan rupiah.


Bila ada petugas yang datang dan memeriksa meteran, harus terlebih dahulu meminta surat tugas. Sehingga tidak sembarangan mencabut (memutuskan) atau menawarkan apapun, nanti yang rugi pelanggan juga.(/xmod)
Portal Berita Terkini
Harapan Palsu - Kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali marak terjadi di Kota Banda Aceh. Aparat Polresta Banda Aceh, menerima enam laporan kasus curanmor roda dua yang terjadi di sejumlah kawasan. Lima kasus di antaranya terjadi dalam satu hari, yaitu Jumat (30/1). Satu kasus lainnya terjadi Kamis (29/1).

Dari lima kasus curanmor yang terjadi sepanjang Jumat (30/1), rata-rata sepeda motor (Sepmor) hilang di lokasi parkir. Bahkan, satu di antaranya dicuri saat diparkir pemiliknya di halaman sekolah. Aparat kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut, untuk menangkap para pelakunya.

Curanmor, Sehari 5 Motor Bisa Hilang Di Banda Aceh

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Zulkifli SSTMK SH, yang dihubungi Serambi, Sabtu (31/1) malam, menyebutkan, dari sejumlah kasus pencurian sepeda motor (sepmor) tersebut, ada yang disebabkan kelalaian pemiliknya sendiri. Pemiliknya sengaja meninggalkan sepmor dalam kondisi menyala, dengan dalih hanya meninggalkannya sebentar untuk membeli sesuatu.

Zulkifli mengatakan, hampir di setiap sudut Kota Banda Aceh, terutama di lokasi-lokasi rawan pencurian sepmor, sudah dipasang spanduk imbauan serta selebaran-selebaran agar setiap pemilik kendaraan mewaspadai sepmornya.

Meningkatkan kewaspadaan itu, tambah Kapolresta Banda Aceh itu, salah satunya bisa dilakukan dengan memasang kunci pengaman tambahan dan menempatkan sepmornya itu di lokasi-lokasi yang aman dan mudah terpantau.

Pun demikian, sambung Kapolresta, pihaknya akan berusaha maksimal untuk mengungkap kasus curanmor yang terjadi di wilayah hukum Polresta Banda Aceh. Namun, ia juga berharap kerja sama dari masyarakat untuk menekan angka kasus tersebut. Kerja sama yang dimaksud tidak mesti turun langsung menangkap pelakunya, tapi menjaga sepmornya dengan baik juga merupakan bagian dari kerja sama.


Semuanya mampu diminimalisir kalau ada kesadaran dari pemiliknya masing-masing. Jangan pernah menggangap remeh. Pasanglah kunci pengaman tambahan setiap kali memarkir kendaraan,(/xmod)
Portal Berita Terkini
Harapan Palsu - Melalui akun resminya, Irwandi Yusuf memposting 11 sikap tentang Pilkada Halal. Titah yang di posting 6 Agustus 2016 menjadi trending topics di media sosial

Pilkada Halal
Pilkada Halal

Ada pun 11 poin sikap Pilkada Halal menurut Irwandi yakni :

1. Tidak membunuh 
2. Tidak Menculik 
3. Tidak Menteror 
4. Tidka Mengintimidasi 
5. Tidak Memfitnah 
6. Tidak Menogok Penyelenggara 
7. Tidak Menyogok Rakyat
8. Tidak sekongkol untuk kecurangan 
9. Tidak mencurangi hitungan suara 
10. Tidak membawa lari & mengganti kotak suara dan 
11. Melawan segala bentuk kezaliman Pilkada.

Beragam respon dilontarkan para netizen soal hastag #pilkadahalal. Salah satu yang menarik perhatian adalah komentar Parulian Daulay yang mendapat banyak balasan.

“Ada lagi yang kurang pak, tidak ingkar janji” tulis Parulian Daulay atas tanggapan posting infografis #Pilakdahalal.

“Itu nanti” balas Irwandi atas tanggapan Parulian Daulay.

Melalui emotikon Milah Yahmob tertawa terbahak-bahak. Maksoem Achmad: "Ha ha itu jawaban yg ditunggu bang".

Lalu timpa Ruwaida Ibrahim, “Jangan bilang itu nanti anakku… Ingat nak. Ini amanah rakyat yang memilih ananda anakku. Ya Rabbi, tamankan dalam hati anak kami Irwandi Yusuf sifat jujur, amanah, fathanah, tablik.”

Saat berita ini diterbitkan, sudah 534 like posting #pilkadahalal. Pilkada halal memang baru dan banyak ditunggu orang.(/smod)


Portal Berita Terkini
Dua Jagoan di Pilkada Banda Aceh
Dua Jagoan di Pilkada Banda Aceh


Harapan Palsu
- Dua pasangan calon walikota dan wakil walikota Banda Aceh resmi ditetapkan KIP Banda Aceh. Senin (24/10) beberapa minggu lalu, Ketua KIP Banda Aceh Munawarsyah menyatakan hanya dua pasangan yang akan berkompetisi di Pilkada pada 15 Februari 2017. Dua pasangan tersebut diusung oleh koalisi partai politik.

Sementara dua pasangan dari jalur independen, Pasangan Marniati–Amiruddin Usman Daroy dan Adnan Beuransah–Umar Rafsanjani harus mengubur mimpinya jauh-jauh untuk menjadi Banda Aceh Satu.

Pasangan Illiza Sa’aduddin Djamal–Farid Nyak Umar diusung delapan partai politik dengan kekuatan 18 kursi di DPRK Banda Aceh. Kursi terbanyak disumbang Partai Demokrat (5 kursi), disusul Partai Aceh dan PKS (masing-masing 4 kursi) dan PPP (3 kursi). Kemudian PDA dan PKPI (masing-masing 1 kursi), serta dua partai pendukung yang tidak memiliki kursi, yakni Partai Hanura dan PDI Perjuangan.

Sementara pasangan Aminullah Usman-Zainal Arifin diusung oleh koalisi enam partai politik dengan kekuatan 12 kursi di DPRK Banda Aceh. Total kursi tersebut, masing-masing Partai Nas Dem (4 kursi), PAN (3 kursi), Golkar (3 kursi), dan Gerindra (2 kursi). Sementara dua partai pendukung lainnya, yakni PKB dan PBB, tidak memiliki kursi di Parlemen Banda Aceh.

Dilansir dari LKBN Antara, pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal dan Farid Nyak Umar dalam penyampaian visi misinya di DPRK Banda Aceh, Jumat (28/10/2016), menyatakan bakal memprioritaskan peningkatan kualitas pelayanan publik dan infrastruktur perkotaan jika terpilih pada Pilkada 2017 yang akan datang.

Aminullah Usman dan Zainal Arifin mengatakan akan fokus meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat jika terpilih pada Pilkada mendatang. “Kami akan fokus kepada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat jika terpilih sebagai wali kota dan wakil wali kota,” kata Aminullah Usman didampingi Zainal Arifin saat penyampaian visi dan misi.

Selain ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, kata Aminullah, dirinya dan Zainal Arifin juga akan mengembangkan bidang agama yakni menjadikan Banda Aceh sebagai pusat pelaksanaan syariat Islam yang terbaik.

Begitu juga di bidang pendidikan, ungkap dia, pihaknya akan menyediakan biaya pendidikan kepada keluarga miskin dari jenjang pendidikan dasar sebesar Rp2 juta. Di bidang kesehatan, lanjut dia, pihaknya akan memastikan ketersediaan dokter, bidan, dan perawat yang mencukupi di rumah sakit maupun Puskesmas.

Pengamat politik dari Universitas Syiah Kuala, Dr Effendi Hasan MA mengatakan kedua pasangan memiliki peluang yang sama besar menjadi pemenang Pilkada. Hal ini bisa dilihat dari hampir meratanya jumlah partai pendukung dua pasangan tersebut.

“Pilkada Banda akan berlangsung sangat menarik karena hanya diikuti dua pasangan yang seimbang,” ujar Effendi, Sabtu 29 Oktober 2016.

Effendi menuturkan, sebagai incumbent Illiza sedikit lebih unggul. Hal ini merujuk pemenang Pilkada serentak di seluruh Indonesia pada 2015 lalu mayoritas dimenangkan calon petahana. Namun, dengan strategi yang tepat, Aminullah diyakini masih punya peluang mengalahkan Illiza.(/smod)


Portal Berita Terkini
Dugaan Korupsi Bongkar-Pasang Taman Kota Banda Aceh
Dugaan Korupsi Bongkar-Pasang Taman Kota Banda Aceh

Harapan Palsu - Proyek bongkar pasang taman di sejumlah jalan dalam Kota Banda Aceh menelan anggaran miliaran rupiah setiap tahunnya. Cara ini mengeruk uang negara dengan dalih keindahan kota Banda Aceh. 

Pandangan berbeda juga dirasakan beberapa pengendara yang melintasi jalan Teuku P Nyak Makam, Banda Aceh sejak beberapa hari lalu. Usai mudik lebaran ke kampung halaman, taman median jalan yang mereka lintasi sudah sangat berbeda: seluruh median jalan sudah dipenuhi gundukan tanah yang tidak merata. Hanya tersisa beberapa pohon saja dengan batas median jalan yang mengitarinya.

“Saya sudah sering ngopi disini, tapi pas kemarin usai lebaran kok sudah gundul begini (median jalannya). Saya tidak tau kapan sudah begini, yang jelas pas saya diajak ngopi sama kawan ya sudah begini,” ujar Miko yang mengaku dirinya salah seorang mahasiswa sebuah kampus di Banda Aceh, kepada wartawan.

Selain pengdara jalan, beberapa pemilik usaha di sekitar jalan tersebut juga tidak tahu menahu soal adanya pengerukan median tersebut. Salah satu pemilik mengatakan bahwa dia tidak tahu menahu soal pengerukan ini.

Dari hasil penelusuran di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Banda Aceh, ternyata penggalian median jalan tersebut direncanakan untuk rehab taman yang ada di sepanjang median jalan tersebut.


“Tanah di median jalan itu kita keruk dan bakal kita ganti dengan tanah yang subur. Selanjutnya akan kita berikan pupuk dan menanami beberapa jenis pohon perdu yang berguna menyerap karbon dioksida dari asap kendaraan,” kata Kepala Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota (DK3) Banda Aceh, Jalaluddin, kepada wartawan.



Bahkan di sana juga terdapat dua paket lain yang juga bakal dikerjakan hingga penghujung 2016 ini: Rehab Taman dan Pedestrian Jalan Daud Beureueh dan Rehab Taman Median Jalan T. Nyak Arif.



Namun, dari ketiga proyek tersebut, tersirat kejanggalan. Misalkan saja, taman median Jalan T P Nyak Makam. Taman tersebut baru saja tuntas dibangun oleh Dinas Bina Marga—dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)— akhir 2014 lalu.



Ironisnya, baru dua tahun berjalan, tanah taman median yang dipenuhi pohon tanjung itu pun sudah dibongkar kembali dengan dalih penataan taman median jalan kota. Sayang, kas APBD harus kembali terkuras hingga mencapai miliaran rupiah akibat pengadaan proyek ‘bongkar pasang’ tersebut.



Pada 2015 lalu, setidaknya, sepuluh proyek Pengadaan Langsung (PL) untuk taman median jalan juga menghabiskan dana 1,9 milyar lebih. Sedangkan pada tahun 2016, total dana yang bakal digelontorkan—baik PL maupun tender—mencapai 6,5 milyar lebih.(/smod)


Portal Berita Terkini
Harapan Palsu - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan mengawasi pemberitaan dan iklan kampanye pemilihan kepala daerah (pilkada) oleh lembaga penyiaran. Jadwal dan durasi kampanye yang ditampilkan melalui media penyiaran termasuk ke dalam kategori yang akan dibatasi.


"Contoh pelanggaran, misalnya kampanye di luar jadwal dari seharusnya," kata Ketua KPU Juri Ardiantoro, di Hotel Ibis, Hayam Wuruk, Jakarta, Jumat, 11 November 2016.

Contoh lain, menurut Juri, yaitu kampanye di media dengan menggunakan, mempertentangkan, atau mengeksploitasi isu suku, ras, agama, dan antargolongan (SARA). "Bawaslu akan memberikan rekomendasi sanksi, dan KPU mengeksekusi," kata Juri.

Ketua Bawaslu Muhammad mengatakan lembaganya juga akan mengawasi potensi munculnya kampanye hitam di media. "Yang melakukan pelanggaran berat bisa didiskualifikasi," ujarnya.

Ketua KPI Yuliandre Darwis mengatakan lembaganya akan mendapatkan wewenang dalam menindak lembaga penyiaran yang melanggar ketentuan kampanye. Kewenangan ini didapatkan atas rekomendasi Bawaslu dan KPU atas siaran kampanye.


Beberapa tindakan, kata Yuliandre, dapat berupa teguran dan pencabutan izin siaran kampanye.(/xmod)
Portal Berita Terkini
Harapan Palsu - Pidie membara! Satu unit mobil Opel Blazer warna hitam-silver nopol BK 1411 BL milik Sekjend Seuramoe Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah Pidie, Muhammad (41 tahun), yang menjabat Ketua Forkab Pidie, hangus dibakar OTK, Jum’at (11/11/2016) sekira pukul 05.00 WIB.

Saat dibakar, Mobil Blazer tersebut diparkir di perkarangan rumah Muhammad, di Desa Peunayong Kemukiman Bambi, Kecamatan Peukan Baro. Muhammad sendiri berasal dari Desa Keunee, Kecamatan Geumpang, Kabupaten Pidie.

Penyerangan Terhadap Timses Irwandi Yusuf

Informasi yang dihimpun sebelumnya, Rabu (09/11/2016) pukul 16.00 WIB, Muhammad memasang spanduk disamping pos jaga Jalan Bambi-Lampoh Saka Desa Peunayong, Peukan Baro. Kemudian Kamis, 10 November 2016 pukul 22.30 WIB, Muhammad pulang dari Seuramoe Irwandi Yusuf Jalan Malahayati Desa Blang Paseh Kecamatan Kota Sigli menuju rumahnya di Desa Peunayong, Peukan Baro.

“Sekitar Jum’at subuh, tetangga Muhammad, Nurlelawati mendegar suara terbakar dan bau plastik yang terbakar. Laku, Nurlela melihat keluar melalui jendela rumahnya dan melihat kap mesin mobil Muhammad dalam kondisi terbakar yang diparkir dihalaman rumahnya,” ujar sumber. Melihat kejadian itu, Nurlelawati langsung memanggil Muhammad yang saat itu berada dalam kamar rumahnya. Kemudian korban keluar dari rumahnya dan melihat langsung kobaran api di kap mesin mobilnya.

“Atas kejadian tersebut, Muhammad masuk dalam rumah untuk menghidupkan sanyo dengan menyiram kobaran api dan ditemukan plastik gula dibawah kap mesin,” ujar sumber.

Tetangga Muhammad, Erlinawati mengatakan bahwa dirinya ada mendengar suara sepeda motor yang dihidupkan sekitar 60 meter dari TKP. Namun Erlinawati tidak mengetahui jenis sepeda motor.

Atas kejadian itu, pada pukul 09.00 WIB, Tim Penasehat Seuramoe Irwandi Yusuf Pidie Rusli MD alias Belalang menghubungi Zaini Yusuf (adik kandung Calon Gubernur Aceh DR. drh. Irwandi Yusuf), namun sampai saat ini belum ada komentar dari yang bersangkutan.

Sumber-sumber menyebutkan, pembakaran mobil tersebut dengan menggunakan minyak tanah dengan cara menyiram kap mesin mobil dengan bukti yang ditemukan bekas plastik bungkus gula yang berbau minyak tanah. Selain itu, sebut sumber itu, keadaan di lokasi satu hari sebelum kejadian pembakaran terhadap mobil korban, Muhammad memplaster dinding rumahnya dan mobil tersebut dimundurkan ke belakang. Pada saat kejadian pintu pagar rumah dalam keadaan tertutup dan tidak dikunci.

Atas kejadian tersebut, pada Jum’at pagi sekitar pukul 10.00 WIB, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Peukan Baro Via Handphone dan tidak memberi tahukan kepada anggota Timses Irwandi Yusuf dengan alasan meredam masalah tersebut. Dia juga mengakui, saat pembakaran, mobil yang bersangkutan dalam kondisi mati (baterai tidak ada).

Kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak Polres Pidie, guna mengungkap motif dan pelaku yang melakukan pembakaran tersebut. Untuk saat ini pihak Polres Pidie sudah memasang police line di TKP dan untuk situasi dan kondisi pasca kejadian masih normal kondusif.(/xmod)


Portal Berita Terkini

Harapan Palsu - Lemahnya pengawasan dilapangan, disebabkan kurang baiknya manajemen PDAM Kota Banda Aceh selama ini. Kemampuan sumber daya manusia juga terbatas, akibatnya hingga saat ini perusahaan daerah yang cukup tua itu belum bisa mandiri.

Dan ini juga disampaikan juga oleh salah satu warga melalu akun facebooknya, menurut Lukman Age bahwasannya Pemerintah Kota Banda Aceh harusnya belajar dari Pemerintahan Kota London dalam pengurusan saluran air.

"Pemerintah kota London setiap tahun mengurus 1 milyar penumpang yang menggunakan kereta api bawah tanah sebagai sarana transportasi utama. Di jalur yang paling sibuknya di Northern 850.000 orang per hari berseliwer dibawah tanah dengan menggunakan 91 kereta. Di Banda Aceh, cuma urus beberapa batang pipa dibawah tanah untuk alirkan air saja gak beres. Tapi walikota nya tetap mau calonkan diri lagi, studi banding entah kemana-mana udah. #efekangkatjerigen#", kata Lukman Age melalui Akun facebooknya.

Postingan yang disampaikan oleh Lukman Age juga menjadi perdebatan di media sosial, ada yang tertawa lucu dan ada juga yang memberikan pedapatnya tentang status yang di lontarkan oleh saudara Lukman Age

Sejak berita ini diterbitkan, sudah 117 orang menyukai dan membagian status ini.(/smod)



Portal Berita Terkini
Harapan Palsu - Tim pemenangan pasangan calon Irwandi Yusuf – Nova Iriansyah, Ibrahim (48) ditembak Oknum tak dikenal (OTK), menggunakan senjata laras panjang. Diduga jenis AK 47, di Desa Cot Cantek, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Sabtu (12/11/2016). Sumber media mengungkapkan, peristiwa penembakan tersebut terjadi sekira pukul 19.20 WIB. Bermula saat Ibrahim yang juga Tuha Peut desa setempat keluar dari rumahnya yang  hendak pergi seorang diri ke Kedai di Desa Cot Murong, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, dengan mengendarai sepeda motor matik sporty miliknya.

Timses Irwandi - Nova Ditembak OTK


Setiba di lokasi, korban ditembak OTK yang bersembunyi dari balik semak-semak, sebelah kiri Ibrahim. OTK tersebut mengarahkan senjata laras panjang ke Ibrahim dengan jarak lebih kurang tiga meter, dan ia diberondong empat kali tembakan. Beruntung, dari empat tembakan tersebut tidak satupun mengenai Ibrahim, sehingga dia langsung melarikan diri menuju Kota Bakti Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek setempat. Selanjutnya, pihak kepolisian setelah menerima laporan langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP), dan memasang garis polisi di area TKP Polisi juga melakukan penyelidikan serta dokumentasi barang bukti berupa selongsong peluru.
Portal Berita Terkini
Harapan Palsu - Kegaduhan terjadi di salah satu rumah warga di Lorong Kupula Gampong Lambaro Skep Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh, Minggu (13/11) dinihari. Seorang pemuda menjadi bulan bulanan warga karena diduga mencuri pakaian dalam wanita gampong tersebut.

Pria yang ditangkap dan menjadi bulan bulanan warga tersebut karena mencuri barang 'berharga'milik wanita tersebut merupakan Iswadi (32), beralamat Gampong Alue Puteh, Kecamatan Bhaktia, Aceh Utara. Pelaku ditangkap setelah salah seorang wanita yang tengah berada di kamar mandi rumahnya merasa diintip seseorang.

Masih Maraknya Kasus Pencurian Pakaian Dalam Wanita Di Banda Aceh

Korban yang curiga akhirnya berteriak dan minta tolong kepada sekelompok pemuda yang tengah berkumpul di sekitar rumahnya. Tak ayal mendengar teriakan korban pelaku langsung mengambil langkah seribu namun naas, niatnya melarikan diri terpantau kelompok pemuda tersebut.

"Dikeremangan malam warga melihat arah pelaku lari sehingga dengan mudah menangkapnya. Kejadiannya sekira pukul 03.00 WIB, saat diserahkan kondisi pelaku sudah bonyok," kata Kapolsek Kuta Alam AKP Syukrif Panigoro, Minggu (13/11).

Menurut Syukrif meski korban mengaku tidak ada barang yang hilang, namun ditangan pelaku, warga menemukan satu set pakaian dalam wanita. Dalam pemeriksaan, petugas juga menemukan pelaku memakai celana dalam wanita warna pink yang dilapis celana short perempuan.

"Besok (Senin) rencananya pelaku kami periksa ke rumah sakit karena kondisinya seperti kurang waras. Apakah pura-pura kurang waras atau memang demikian. Karena dia tidak tahu dimana barang bukti yang disita darinya dicuri, termasuk yang ia kenakan. Yang jelas info yang kami dapat beberapa bulan terakhir wanita di kawasan itu memang resah karena sering kehilangan pakaian dalam," kata Syukrif.


Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya Iswadi yang sehari-hari menetap di Anjungan Kabupaten Aceh Utara di Komplek Taman Ratu Safiatuddin tersebut terpaksa ditahan di Mapolsek Kuta Alam.
Portal Berita Terkini
Harapan Palsu - Terkadang dalam pilkada para pendukung atau tim sukses suka kelewat batas, cara-cara yang tidak etis dan menyalahi nilai-nilai moral pun digunakan demi kepentingan praktis. Terutama di Banda Aceh, beberapa Oknum mulai melakukan fitnah demi kepentingan tertentu.

Dalam beberapa kejadian demo massa seperti di Jakarta untuk kasus Penistaan AGAMA oleh Ahok. Kerap sekali adanya Fitnah yang sangat tidak wajar demi mencari popularitas kepada pihak yang ditungganginya.

Kejadian serupa mencuat ke publik pertama sekali dari salah satu akun sosial media yang mengatasnamakan Timses Aminullah - Zainal, Profil tersebut bernama CekLi Banda seperti yang terlihat dibawah ini.


Para pencari berita yang bergerak didunia maya langsung mengambil langkah cepat untuk mengklarifikasi informasi tersebut. Dari pihak HPN juga sempat mengambil beberapa perbincangan dari masyarakat yang berkomentar akan peristiwa ini pada akun tersebut.

Penyebar Fitnah.

Penyebar Fitnah.

Sang Provokator yang Bernama CekLi Banda, membuat sebuah status berupa ajakan "Demo Bela Al-qur'an An-nisa '34 pada tanggal 35 November ke MPU ACEH”. Status tersebut sepertinya sengaja ditujukan untuk salah satu kandidat dan terkesan mengolok-olok. Kesan tersebut terlihat pada tulisan tanggal 35 November, logikanya sejak kapan pada kalender terdapat tanggal 35? Namun dengan mengatasnamakan aksi demo, status tersebut mengundang masyarakat luas dengan dalih Surat An-nisa’34. Surat An-nisa Ayat 34 tersebut salah satu tafsirnya yang jumhur ulama sepakat adalah Perempuan tidak boleh memimpin, lalu kenapa harus menggunakan Annisa ayat 34? 

Dia juga menyebutkan bahwa tidak ada unsur politik, tetapi dia menyebutkan salah satu nama kandidat Calon walikota Banda Aceh. Pada point akhir dia menyerukan kata "Hidup Pak Amin, Menang menang". Masyarakat akan berfikir, apakah ini salah satu Oknum dari Timses pak Aminullah? ini mengindikasikan ada upaya dari sekelompok orang untuk menyudutkan salah satu kandidat tertentu, dalam hal ini Bola panas dilempar ke pasangan Aminullah-zainal.

Pihak HPN langsung menanyakan informasi tersebut ke Tim Relawan dengan Slogan #BandaAcehGemilang untuk mengkonfirmasi kebenaran berita ini. Sontak saja mereka terkejut dan mengatakan bahwasanya tidak ada sama sekali rencana aksi seperti yang ditulis oleh akun tersebut.

Akibatnya, beberapa pengguna sosial media langsung bertanya-tanya maksud dari tindakan Akun Facebook yang melakukan Fitnah tersebut. Karena tidak ada jawaban sama sekali, para pengguna sosmed sudah mulai menduga ada tindakan kotor yang ingin merusak pamor kedua kandidat tersebut.






Setelah tim HPN melaporkan kepada kedua belah pihak, maka salah satu dari tim Relawan Aminullah - Zainal langsung mendatangi dan memeriksa akan kebenaran dari laporan yang diterima dari pihak HPN, serta langsung menjelaskan bahwa dari pihak relawan tidak tahu mengenai peristiwa ini dan tidak pernah memerintahkan para relawan Banda Aceh Gemilang untuk melakukan Fitnah kotor seperti itu. Selain itu untuk kepentingan internal, identitas pelaku juga sudah dikantongi pihak Timses Digital Volunter Aminullah - Zainal. (/xmod)
Portal Berita Terkini
harapanpalsu.com, SURABAYA -- Pemerintah diminta menghentikan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) buruh yang dinilai semakin marak.


Hal itu menjadi pembahasan pokok dalam Musyawarah Nasional dan Kongres V Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Hotel Empire Palace Surabaya, Senin-Rabu (8-10/2).
Beberapa waktu lalu, FSPMI sudah melakukan aksi di Jakarta, tapi Presiden dan Menteri dinilai tidak merespons aksi tersebut. Ia juga menilai, paket kebijakan ekonomi yang dikeluarkan pemerintah tidak efektif karena nyatanya PHK masih marak terjadi. 
“Pemerintah bohong kalau bilang tidak ada PHK, hanya ketakutan paket kebijakan satu sampai sembilan dianggap gagal,” kata Presiden FSPMI sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam konferensi pers Munas dan Kongres V FSPMI, Senin (8/2). (Kadin Jakarta Usul Pembentukan Satgas Pecegahan PHK).
Said mengatakan, PHK gelombang pertama telah terjadi pada akhir 2015. Sekitar 50 ribu buruh mengalami PHK. Dia memprediksi, PHK gelombang kedua akan menimpa sektor industri padat modal, seperti industri elektronik, otomotif, perminyakan, dan pertambangan pada awal tahun ini.

“Gelombang pertama menimpa banyak buruh, tapi modal yang keluar dari Indonesia sedikit. Kalau sektor industri padat modal, akan banyak modal yang ke luar, investasi akan berhenti, akibatnya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Selain itu, penutupan pabrik elektronik dunia, yakni Thosiba dan Panasonic, dinilai berdampak pada iklim investasi di Indonesia. Pabrik Panasonic di Pasuruan telah ditutup sehingga 800 karyawan kehilangan pekerjaan.
Kemudian, pabrik Panasonic di Bekasi juga ditutup dengan merumahkan 480 karyawan. Pabrik televisi Thosiba di Cikarang juga ditutup dan sebanyak 800 karyawan di-PHK.

“Memang Thosiba dan Panasonic memberikan pesangon empat kali dari ketentuan pemerintah, tapi kita enggak butuh pesangon, yang kita butuh kerja,” katanya.

Dia menilai, sejauh ini pemerintah belum turun tangan dengan adanya penutupan dua raksasa elektronik tersebut. Ia bercerita, pada zaman pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid (Gusdur), PT Soni ditutup dan 1.200 karyawan di-PHK.

Gusdur memanggil petinggi PT Soni dan bertanya hal yang dibutuhkan agar bisa kembali beroperasional serta agar investor lain tidak ke luar dari Indonesia. Ia pun berharap pemerintah melakukan hal serupa agar tidak terjadi PHK terhadap ribuan karyawan dan agar iklim investasi semakin baik
Portal Berita Terkini
Penobatan Illiza Saaduddin Djamal sebagai Wali Kota terbaik dari seluruh Indonesia versi Jawa Pos Group diapresiasi oleh berbagai kalangan masyarakat Aceh. Namun demikian, anggota DPRK Banda Aceh dari Fraksi Nasdem, Abdul Gafur menilai,  perhargaan tersebut belum menyentuh pada kesejahteraan masyarakat.


Menurut Abdul, Banda Aceh masih mengalami banyak sisi kekurangan. Dari segi ekonomi masyarakat masih sangat terpuruk, dari segi pariwisata juga tidak ada yang bisa dibanggakan, begitupun dari segi kesejahteraan. Bahkan, Ia mempertanyakan prestasi yang diperoleh oleh walikota yang akrab dikenal Bunda tersebut.



“Jadi yang menjadi terbaik dimananya? Pembangunannya dimana?” katanya kepada Klikkabar.com, Senin, 25 januari 2016.



Ia menyebutkan, permasalahan air bersih di Banda Aceh hingga saat ini belum terselesaikan. Padahal, sebutnya, permasalahan ini yang seharusnya diutamakan, karena air merupakan kebutuhan setiap individu masyarakat.


“Kalau tidak ada air bagaimana masyarakat melakukan aktivitas dengan maksimal,” ujarnya. Lanjutnya, Ia tetap mengapresiasi usaha Illiza dalam upaya penegakan syariat islam di bumi serambi mekkah ini. Menurutnya, selain di Banda Aceh, penerapan syariat Islam di kota lain juga gencar dilakukan.



“Misalnya walikota Sabang secara tegas menutup penginapan yang menyediakan fasilitas bar dan tempat maksiat. Namun di luar Banda Aceh kurang ekspos dari media, sehingga tidak diketahui oleh khalayak ramai, karena kalau di Banda Aceh mudah mendapatkan informasi”, sebutnya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh juga mengaku heran dengan sejumlah penghargaan yang diterima oleh Wali Kota Banda Aceh Illiza Saadudin Djamal, pasalnya rakyat kota Banda Aceh masih banyak yang menjerit dengan segala kekurangan.
“Saya sendiri heran dengan penghargaan yang diberikan kepada Wali Kota Banda Aceh, dari mana tolak ukurnya, apa yang menjadi sebuah kebanggaan dari Illiza oleh tim penilai sehingga penghargaan itu diberikan,” 
Ujar Arief dihadap puluhan wartawan saat menggelar acara coffe morning di Gedung DPRK Banda Aceh, Jumat 15 April 2016.

Menurut Arief, misalnya persoalan air bersih, sampai saat ini tidak teratasi dengan baik, banyak warga baru bisa menikmati air jam 2 malam, kan aneh, tingkat air bersih saja tidak teratasi, jadi, penghargaan itu sebenarnya apa yang dinilai,” tambahnya.

Disamping itu juga, terminal labi-labi yang telah dihabiskan anggaran sekian banyak, kenyataan hari ini menurut Arief hanya menjadi tempat tidur gelandangan.

“Untung saja kami ambil ambil inisiatif untuk berjualan pedagang kaki lima, karena memang mereka (pedagang-red) sudah tidak punya tempat untuk berjualan, selalu dikejar Satpol PP,” ujar Arief Lagi.

Sejauh ini lanjut Arief, belum lagi ada kita lihat segi pembangunan lainnya yang memang punya manfaat, memang tidak ada perubahan yang nyata. “Saya sendiri geram melihat tingkah Illiza, jadi bukan teman- teman pers saja yang geram,  kalau macam illiza saya sendiri bisa seperti dia,” tutupnya. (Maksalmina - klikkabar.com)


Sumber : Klikkabar.com
Portal Berita Terkini
Harapan Palsu - Iming Iming sebelumnya adalah melangsungkan pilkada secara Damai, santun dan Tanpa FITNAH, tetapi mengapa ada unsur perusakan material terhadap suatu calon Walkot Banda Aceh ? Tindakan seperti ini seharusnya tidak boleh terjadi sebenarnya, tapi nasi telah menjadi bubur.



Bukan berati kita bisa duga bahwa pelakunya adalah dari pihak lawan. Karna kita sendiri juga tidak bisa menvonis suatu pihak akan tragedi ini.

Terkait dengan perusakan alat peraga kampanye pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh nomor urut 2, H. Aminullah Usman, SE, Ak, MM dan Drs. H. Zainal Arifin, kami dari tim pemenangan pusat mengungkapkan kekecewaan yang mendalam atas kejadian ini. Ujar Teuku Arief Khalifah, Juru Bicara tim pemenangan pusat Aminullah – Zainal, pada Lintas Nasional, Minggu 20 November 2016.

“Perusakan alat kampanye ini telah mencederai semangat Pilkada damai tanpa provokasi yang telah bersama sama di sepakati beberapa waktu lalu,” terang Arief.

Kami berharap insiden ini tidak terulang kembali ke depan, dan kepada seluruh tim pemenangan, relawan dan simpatisan pasangan energi baru untuk Banda Aceh gemilang, kami menghimbau untuk bersama – sama menjaga atribut kampanye, dan jangan gampang terprovokasi serta menghindari perbuatan – perbuatan yang dapat memicu gesekan di lapangan. Harap Arief, yang diaminkan oleh ratusan tim pemenangan Aminullah – Zainal.


“Tim pemenangan pusat Aminullah – Zainal akan menurunkan tim investigasi terkait masalah ini, dan kami sekali lagi menghimbau agar Pilkada ini berlangsung santun dan damai dalam artian sesungguhnya, bukan hanya disebutkan melalui jargon-jargon saja,” tegas Arief Khalifah.


Portal Berita Terkini
Harapan Palsu -  Aneh tapi nyata, ya itulah yang dipandang oleh masyarakat banda aceh. Ironisnya disaat masyarakat sedang berusaha untuk mengevakuasi benda dari lokasi kebakaran, malah di situ pula Illiza (Walikota Banda Aceh) melayani masyarakat untuk berselfie, berita ini dikutip dari Harianmerdeka.com

Aksi Selfie Illiza bersama mahasiswi saat terjadi kebaran di warung samping RSUDZA
Aksi Selfie Illiza bersama mahasiswi saat terjadi kebakaran di warung samping RSUDZA
Kebakaran yang menghanguskan sejumlah warung di samping RSUDZA siang tadi menyisakan duka mendalam. Para calon Walikota Banda Aceh tampak hadir untuk menunjukkan rasa simpati kepada pemilik usaha yang hangus dilalap si jago merah.

Namun, Calon Walikota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal malah tertawa diatas penderitaan korban sambil meladeni mahasiswa yang minta selfie bersama dirinya. Aksi selfie tersebut berlangsung saat terjadi Musibah kebakaran. Warga Banda Aceh yang hadir dilokasi kebakaran mengecam keras sikap Illiza yang tidak menunjukkan rasa empati bagi korban.

Aksi Selfie Illiza bersama mahasiswi saat terjadi kebaran di warung samping RSUDZA

“Kalau cuma untuk selfie ngapain Illiza kemari, harusnya dia menolak ajakan selfie mahasiswa disaat kondisi sedang berduka, lihat-lihat momen lah, jangan dikit-dikit selfie, kami tahu Illiza memang hobi selfie, tapi tahu tempat dan waktu,” ujar Popon, warga Lampriet. Warga Beurawe, Mukhlis juga mengecam aksi selfie Illiza di lokasi kebakaran siang tadi.


“Lihatlah, dimana hati nurani Illiza, apa gak sedih para korban lihat Illiza foto-foto sambil tertawa bersama Mahasiswa, suasana lagi berduka, tidak sepatutnya Illiza berselfie di lokasi duka, gara-gara hal ini, makin hilang simpati warga terhadap Illiza, ini blunder fatal bagi Illiza yang sedang berusaha meraih simpati warga Banda Aceh” katanya.
Portal Berita Terkini
Harapan Palsu - Peresmian posko pemenangan aminullah DiUlee-Kareng Banda Aceh, dihadiri oleh kalangan masyarakat yang sangat antusias terhadap pasangan calon walikota Aminullah-Zainal. Padahal kondisi cuaca pada saat itu sangat memprihatinkan, dengan kondisi gelap dan curah hujan yang tinggi.

Tapi masyarakat dengan suka rela mau datang ke posko untuk melihat calon walikota Banda Aceh tersebut untuk mendengar langsung program unggulan yang ingin dibawa pasangan ini untuk membawa Banda Aceh  jauh lebih maju.


"Jika seperti ini terus menerus kami menjadi Optimis, kemungkinan pasangan Aminullah-Zainal akan meraih suara tinggi, karena dari sini sudah tampak masyarakat sangat semangat untuk memenangkan pasangan ini" ujar media. "kalau begini jangankan 50 persen, 80 persen pun kita Optimis akan menang" sambungnya.(/xmod)